PTW Master

Task 2 [XML, AJAX, Java Script]

Posted on: October 5, 2011

XML

XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam.

XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet

XML didesain untuk mampu menyimpan data secara ringkas dan mudah diatur.

Kata kunci utama XML adalah data yang jika diolah bisa memberikan informasi

Tipe XML

XML memiliki tiga tipe file :

  • XML, merupakan standar format dari struktur berkas (file).

  • XSL, merupakan standar untuk memodifikasi data yang diimpor atau diekspor.

  • XSD, merupakan standar yang mendefinisikan struktur database dalam XML.

Keunggulan XML

Keunggulan XML bisa diringkas sebagai berikut 

  • Pintar (Intelligence). XML dapat menangani berbagai tingkat (level) kompleksitas.

  • Dapat beradaptasi. Dapat mengadaptasi untuk membuat bahasa sendiri. Seperti Microsoft membuat bahasa MSXML atau Macromedia mengembangkan MXML.

  • Mudah pemeliharaannya.

  • Sederhana. XML lebih sederhana.

  • Mudah dipindah-pindahkan (Portability).

Contoh dokumen XML sederhana

<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>

<Resep nama=”roti” waktu_persiapan=”5 menit” waktu_masak=”3 jam”>

<judul>Roti tawar</judul>

<bahan jumlah=”3″ satuan=”cangkir”>Tepung</bahan>

<bahan jumlah=”0,25″ satuan=”ons”>Ragi</bahan>

<bahan jumlah=”1,5″ satuan=”cangkir”>Air hangat</bahan>

<bahan jumlah=”1″ satuan=”sendok teh”>Garam</bahan>

<Cara_membuat>

<langkah>Campur semua bahan dan uleni adonan sampai merata.</langkah>

<langkah>Tutup dengan kain lembab dan biarkan selama satu jam di ruangan yang hangat.</langkah>

<langkah>Ulangi lagi, letakkan di loyang dan panggang di oven.</langkah>

<langkah>Keluarkan, hidangkan</langkah>

</Cara_membuat>

</Resep>

AJAX

Pada website tradisional biasa jika kita mengklik suatu tombol/link tertentu maka browser akan melakukan refresh dimana document HTML akan di baca dari awal dan layar browser akan menjadi blank sesaat karena pada saat itu browser sedang meminta/merequest data dari web server dan hal itulah yang membuat aplikasi website menjadi kurang interaktif dan responsif. Ajax digunakan untuk memecahkan masalah tersebut, Ajax membuat aplikasi website menjadi lebih interaktif dan responsif serta memiliki kecepatan dalam memproses request ke server.

Saat ini Ajax sudah menjadi teknologi yang wajib diterapkan bagi website-website moderen (Web 2.0).

Asal Mula Bahasa Pemrograman Ajax

AJAX memiliki kepanjangan Asynchronous Javascript And XML merupakan suatu teknik baru dalam dunia web tapi bukan merupakan bahasa pemrograman yang baru. Dikembangkan sekitar 2-3 tahun yang lalu, AJAX mulai dilirik oleh para web desainer dan programmer. Dengan adanya AJAX, akses data ke server yang dikirim melalui client via web dapat lebih cepat daripada mekanisme biasa. Hal ini dikarenakan AJAX tidak perlu melakukan proses loading page (refresh page) atau pindah ke page yang lain. AJAX dapat diintegrasikan dengan server side programming seperti PHP, ASP, JSP dll.

Pada mekanisme biasa, respon yang dihasilkan oleh server berupa HTML yang mengakibatkan halaman web akan merefresh tampilan. Dilihat dari sisi efisiensi, hal ini tentu kurang sekali. Sedangkan kekurangan

AJAX dibandingkan mekanisme biasa adalah memiliki tingkat kesukaran pemrograman yang lebih tinggi, karena programmer harus menguasai 4 hal yaitu HTML-(XHTML), Javascript, XML dan juga server side programming seperti PHP dan lain sebagainya.

Aplikasi Website dengan Ajax

Pada aplikasi Javascript konvensional jika kita menginginkan data dari server kita menggunakan Form dan memanggilnya dengan method GET atau POST. Sehingga pengunjung perlu mengklik tombol dan kemudian halaman akan kerefresh untuk menampilkan hasil dari request tersebut. Nah, kalau dengan Ajax, Javascript berkomunikasi langsung keserver dengan sebuah fungsi yang disebut XMLHttpRequest, dengan XMLHttpRequest suatu halaman web dapat direquest dari server dan diterima hasilnya tanpa perlu terjadi refresh pada halaman web tersebut. XMLHttpRequest telah disupport oleh IE 5 keatas, Safari 1.2 keatas, Mozilla Firefox keatas dan Opera 8 keatas. Ajax merupakan penggabungan teknologi-teknologi Javascript, HTML/XHTML, XML, CSS dan Server Side Client. Jadi jika anda belum menguasai salah satu dari teknologi tersebut disarankan untuk anda mempelajari dahulu sebelum melanjutkan pemahaman tentang AJAX.

Ajax merupakan kombinasi dari:

  • XHTML (atau HTML) dan CSS untuk bahasa mark up dan tampilan.

  • DOM yang diakses dengan client side scripting language, khususnya implementasi ECMAScript seperti JavaScript dan JScript, untuk menampilkan secara dinamis dan berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan

  • Objek XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data asinkronus dengan web server. Pada beberapa framework dan kasus Ajax, objek IFrame lebih dipilih daripada XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan web server.

  • XML umumnya digunakan sebagai format untuk pengiriman data, walaupun format lain juga memungkinkan, seperti HTML, plain text, JSON dan EBML.

Seperti halnya DHTML, LAMP, atau SPA, Ajax bukanlah teknologi spesifik, melainkan merupakan gabungan dari teknologi yang dipakai bersamaan. Bahkan, teknologi turunan/komposit yang berdasarkan Ajax, seperti AFLAX sudah mulai bermunculan.

Java Script

JavaScript adalah bahasa scripting yang popular di internet dan dapat bekerja di sebagian besar browser popular seperti Internet Explorer (IE), Mozilla FireFox, Netscape dan Opera. Kode JavaScript dapat disisipkan dalam halaman web menggunakan tag SCRIPT.

Beberapa hal tentang JavaScript:

  1. JavaScript didesain untuk menambah interaktif suatu web.

  2. JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting.

  3. Bahasa scripting merupakan bahasa pemrograman yang ringan.

  4. JavaScript berisi baris kode yang dijalankan di komputer (web browser).

  5. JavaScript biasanya disisipkan (embedded) dalam halaman HTML.

  6. JavaScript adalah bahasa interpreter (yang berarti skrip dieksekusi tanpa proses kompilasi).

  7. Setiap orang dapat menggunakan JavaScript tanpa membayar lisensi.

Contoh skrip JavaScript dapat dilihat pada contoh berikut:

Nama file: js01.html

Output file: js01.html

Keterangan:

  • document.write : untuk menampilkan teks di halaman HTML.

Teks yang akan ditampilkan dapat dimasukkan ke dalam tag HTML. Tag akan dieksekusi oleh browser ketika teks ditampilkan. Hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam JavaScript adalah:

  • Seperti pada C++/Java, perintah dalam Java diakhiri dengan ”;” (titik koma).

  • Komentar menggunakan:

//           : untuk satu baris perintah

/*…*/  : untuk kelompok program (banyak baris).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • None
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

%d bloggers like this: